KatupPosisi Satu: Dalam posisi ini, katup dalam posisi terbuka penuh, sehingga tekanan minyak rem secara penuh, langsung di teruskan ke rem. Katup Posisi Dua: Dalam posisi ini, katup akan menghalangi tekanan minyak rem, sehingga tekanan tidak akan di teruskan ke rem walaupun pengemudi menekan rem. Berikutcara kerja rem ABS lengkap, yang perlu kamu ketahui! Ketika kamu tiba-tiba mengerem, sensor akan langsung mendeteksi gerakan mobil. Sensor ini kemudian akan langsung terhubung pada piston rem. Dari sini, piston rem akan mengembalikan tekanan pada kondisi normal. Begitu roda berputar kembali, piston akan mengeraskan tekanan rem. Inilahyang membuat tekanan pedal rem terasa ringan. Jika mobil Anda mengalami masalah ini, sebaiknya segera perbaiki dengan beberapa langkah di bawah ini: 1. Lakukan Pengecekan Terlebih Dahulu. Langkah awal yang perlu Anda lakukan adalah pengecekan terlebih dahulu. Pastikan bagian mana yang memang mengalami kerusakan. Caramemperbaiki rem ABS mobil Dalam upaya memperbaiki rem ABS, kamu bisa melakukannya langsung di bengkel spesialis rem ABS mobil. Apabila kamu merasa bahwa rem ABS tidak berfungsi sebagaimana mestinya, maka ketahui terlebih dahulu apa penyebabnya dengan bantuan teknisi mobil. Teknisi akan mendeteksi apa penyebab dari kerusakan rem ABS mobil. . Perbaikan Sistem Rem ABS Cara memperbaiki rem ABS sepeda motor ada banyak cara. Perbaikan sistem rem ABS selain dengan mengenali kedipan pada lampu indikator juga terdapat masalah diluar dari kedipan tersebut. Saat sistem rem ABS dalam keadaan tidak aktif, maka sistem pengereman pada sepeda motor hanya akan menjadi seperti sepeda motor tanpa mengunakan sistem rem ABS. Rem tetap bisa berfungsi, tetapi rem bisa mengunci karena pada fitur ABS tidak aktif. Saat tuas rem ditarik penuh, motor dengan sistem rem ABS yang bermasalah akan mengunci seperti sepeda motor non-ABS. Untuk mengetahui penyebab pada bagian yang rusak,maka dapat dicek dengan diagnostic toolsalat diagnosa Jika sensor pada sistem rem ABS tidak bisa membaca, analisis penyebab kerusakan ada pada pulser ring yang mungkin terkena lumpur atau tanah basah segala sesuatu yang menggangu sensor. Dapat juga akibat pulser ring yang penyok akibat benturan. Keadaan pulser ring yang penyok biasanya terjadi karena kecerobohan pemilik sepeda motor memasangkan gembok di dekat atau di lubangnya. Berikut adalah kegagalan atau masalah yang terjadi pada sistem rem ABS yang mungkin terjadi pada sepeda motor 1. Lampu Indikator ABS tidak menyala saat kunci kontak pada posisi ON Jika lampu indikator ABS tidak nyalalampu indikator mati saat kunci kontak pada posisi ON, lakukan langkah-langkah pemeriksaan sebagai berikut. 1 Periksa saluran masuk daya+ dan massa- combination meter/panel indikator. 2 Periksa jika ada rangkaian yang terbuka/tidak terhubung pada kabel-kabel yang bersangkutan. 3 Jika tidak ada rangkaian yang terbuka/konslet, lanjutkan dengan melakukan pemeriksaan cara kerja lampu indikatorapakah lampu indikator putus atau tidak. 4 Jika cara kerja lampu indikator dalam kondisi baik, lakukan pemeriksaan saluran sinyal lampu dari ECM ABS menuju ke panel indikator . 2. Lampu indikator ABS menyala terus-menerus Jika lampu indikator ABS menyala terus-menerus, lakukan langkah-langkah pemeriksaan sebagai berikut ini 1 Jika lampu indikator tidak mati pada saat sepeda motor berjalan dan kode masalah tidak terlihat, lakukan pemeriksaan hubungan singkat/konsleting pada panel indikator. 2 Lakukan pemeriksaan kondisi lampu indikator. 3 Lakukan pemeriksaan rangkaian lampu indikator jika terdapat hubungan dengan arus +/- selain dari ECM ABS. 4 Lakukan pemeriksaan rangkaian pada saluran input daya, sekring, dan arus yang berhubungan dengan lampus indikator. 3. Speed Sensor Roda Depan atau Roda Depan Mengunci Jika sensor kecepatan roda depan atau pulser ring depan atau roda depan mengunci, lampu indikator ABS mungkin akan berkedip. Hal Ini merupakan kegagalan sementara. Lakukan pemeriksaan berikut. 1 Hapuslah kode masalah sistem ABS, lalu test ride sepeda motor di atas kecepatan 30 km/jam dan periksa kode masalah dengan memulihkan self diagnosis system. 2 Jika kode masalah yang diperlihatkan adalah 41, periksalah rem depan apakah seret/macet atau tidak. 3 Lakukan pemeriksaan celah udara pada sensor kecepatan roda, periksa kondisi sensor kecepatan roda, ukur voltase input sensor kecepatan roda depan, hubungan singkat/konsleting saluran sensor kecepatan roda depan, dan periksa rangkaian terbuka saluran sensor kecepatan Pulser ring belakang atau roda belakang mengunci Jika pulser ring belakang atau roda belakang mengunci, lampu indikator ABS mungkin akan berkedip. hal ini merupakan kegagalan sementara yang terjadi pada sistim ABS. Lakukan pemeriksaan berikut 1 Hapus kode masalah pada rem ABS, kemudian test ride sepeda motor di atas kecepatan 30 km/jam dan periksa kode masalah dengan memulihkan self diagnosis system. 2 Lakukan pemeriksaan rem belakang apakah roda megalami seret atau tidak. 3 Lakukan pemeriksaan pada celah udara sensor kecepatan roda, periksa kondisi sensor kecepatan roda, ukur voltase input sensor kecepatan roda belakang, periksa hubungan singkat/konsleting saluran sensor kecepatan roda belakang, dan periksa rangkaian terbuka saluran sensor kecepatan Juga Perawatan Rem ABS Sepeda MotorPrinsip Kerja Sistem Rem ABSAnalisa Kerusakan Rem ABS Sepeda Motor Apa itu ABS? ABS adalah singkatan dari Anti-lock Braking System. Hampir setiap mobil baru di Indonesia, kini mengadopsi sistem rem ABS. Mulai dari kendaraan dengan harga murah, hingga yang mahal. Lantas, apa fungsi ABS dan bagaimana cara kerjanya? ABS merupakan sistem keselamatan yang berguna mencegah roda terkunci dan selip ketika pengendara melakukan pengereman mendadak. Tujuannya agar pengendara masih bisa mengendalikan mobil dan menghindar dari potensi kecelakaan yang ada di depan. Gampangnya begini, tanpa ABS ketika kamu melakukan pengereman mendadak, ban pasti terkunci atau selip. Walhasil arah laju kendaraan jadi tak bisa dibelokkan untuk menghindari obyek di depan. Apalagi di permukaan jalan yang licin atau tergenang. Oleh karena pentingnya ABS, maka seluruh kendaraan road empat perlu memilikinya. Terbukti dari mulai Daihatsu Ayla, Toyota Calya, hingga Honda Brio sudah pakai ABS. Walau memang di beberapa mobil, fitur ini cuma tersedia di varian tertinggi. Memangnya seberapa penting sih sistem pengereman ABS dan bagaimana cara kerjanya? Ulasan berikut dijamin bakal menambah pengetahuan kamu Komponen-Komponen Sistem Rem ABS Module ABS terletak di kap mesin Sistem pengereman ABS adalah gabungan dari beberapa komponen. Sistem yang secara elektronik diaplikasikan pertama kali pada pesawat Concorde buatan 1960-an ini, terdiri dari sensor kecepatan, katup pengereman, pompa rem ABS, controller module ABS, dan electronic control unit ECU. Pertama-tama, sistem rem ABS hanya aktif ketika putaran ban tidak sesuai dengan kecepatan kendaraan saat pengemudi melakukan pengereman tiba-tiba. Dalam kondisi berkendara normal, fitur keselamatan ini bersifat pasif. Bila mendeteksi terjadinya selip, sensor kecepatan di roda bakal mengirim informasi ke ECU. ECU akan mengolah data yang diberikan oleh speed sensor dan meneruskan ke controller. Kemudian controller memberikan instruksi kepada pompa untuk mendistribusikan tekanan minyak rem sesuai dengan kondisi kendaraan dan juga keadaan. Logikanya begini. Ketika ban terkunci karena kehilangan traksi, maka controller memerintahkan pompa untuk mengurangi tekanan minyak rem agar ban mendapatkan traksi dan kembali berputar. Saat ban sudah tidak terkunci, pompa kembali mendistribuikan tekanan minyak rem untuk memperlambat laju. Kalau ban terkunci kembali, tekanan minyak rem dikurangi lagi. Proses ini terjadi berulang-ulang. Itu sebabnya ban mobil dengan sistem pengereman ABS tidak mungkin terkunci saat melakukan pengereman mendadak. Sistem pengereman ABS dapat melakukan operasional ini 15 kali dalam satu detik secara kontinyu. Tujuan sistem pengereman ABS adalah agar saat melakukan pengereman mendadak, ban tidak terkunci dan pengemudi dapat melakukan manuver menghindar. Sistem pengereman ABS juga sekaligus dapat mengurangi panas pada rem. Mekanisme distribusi tekanan minyak rem secara variabel ini memungkinkan rem tak terus menerus menempel di teromol atau cakram. Baca juga Komponen Rem Tromol di Mobil, Fungsi dan Cara Merawatnya Ketika sistem rem ABS bekerja, pengendara bakal merasa ada tekanan balik di pedal rem. Seolah-olah rem seperti tidak mau ditekan. Itu tandanya sistem pengereman ABS sedang bekerja atau aktif. Keuntungan Rem ABS Rem ABS berfungsi mencegah roda terkunci, sehingga pengemudi bisa mengarahkan laju mobil supaya terhindar dari kecelakaan Karena ban tidak terkunci saat melakukan pengereman mendadak, maka resiko ban botak sebagian akibat efek pengereman dapat dihindarkan. Kampas rem brake shoe tidak cepat habis kalau sering dilakukan pengereman mendadak. Roda kendaraan tidak akan terkunci saat melakukan pengereman mendadak. Memperpendek jarak pengereman di permukaan jalan beraspal. Sistem pengereman ABS memiliki prinsip dasar yang serupa dengan fitur keselamata TCS Traction Control System. Sehingga mobil dengan ABS dapat lebih mudah dipasangkan fitur TCS. Kekurangan Rem ABS Rem ABS ternyata justru membuat jarak pengereman semakin panjang Jarak pengereman justru semakin panjang di jalanan yang tidak rata atau berkerikil karena sulit berhenti maksimal. Struktur komponen sistem pengereman ABS komplek dan rentan rusak. Biaya perbaikan modul ABS sangat mahal. Umur beberapa komponen pengereman jadi lebih cepat ganti, misalnya selang tekanan minyak rem, pompa pendistribusian minyak rem dan sensor kecepatan di roda. Cara Melakukan Pengereman Mobil ABS ABS aktif ketika pengemudi menginjak pedal rem dalam-dalam Sebetulnya tidak ada perlakuan khusus yang harus dilakukan pengemudi saat melakukan pengereman pada mobil dengan sistem pengereman ABS. Ketika melakukan pengereman mendadak, injak dan tahan pedal rem sambil perhatikan kondisi di sekitar kendaraan. Gerakkan kemudi atau lakukan manuver menghindar bila sisa jarak kendaraan dengan obyek yang ada di depan terlalu dekat. Jangan khawatir bila kamu merasakan adanya efek berdenyut pada pedal rem saat menginjaknya dalam. Itu artinya sistem pengereman ABS sedang beroperasi dengan sempurna. Menimbang pentingnya fungsi dari sistem pengereman ABS yang dapat mengurangi resiko terjadinya kecelakaan, pertimbangkan memilih kendaraan yang sudah dilengkapi dengan rem ABS. Karena sistem rem ABS dapat menjaga traksi atau daya cengkeram ban mobil dengan permukaan jalan agar dapat dengan mudah dikendalikan. Namun mengingat biaya perbaikan yang tidak ringan, pastikan sistem pengereman ABS pada kendaraan yang hendak kamu beli tidak rusak. Bila indikator ABS menyala pada panel instrumen, silahkan cek ke bengkel resmi atau spesialis. ABS Semakin Optimal dengan Dukungan EBD, BA, dan VSC Carilah mobil dengan fitur kesleamatan lengkap supaya merasa nyaman di perjalanan Sesungguhnya bukan cuma sistem rem ABS saja yang bisa mencegah potensi kecelakaan. Ada banyak fitur-fitur lain seperti electronic brake distribution EBD, brake assist BA, dan vehicle stability VSC yang juga terlibat untuk mengoptimalkan pengereman. Mari kita bahas EBD terlebih dulu. Fitur ini menggunakan ABS untuk menyesuaikan tekanan rem di masing-masing roda dengan mempertimbangkan bobot mobil. Dengan EBD, pengereman bakal lebih optimal. Contoh, kalau yang berpotensi terkunci atau selip adalah roda belakang. Maka khusus tekanan rem di sana bakal dikurangi oleh EBD secara otomatis. Di sisi lain, tekanan rem di roda depan bisa ditambahkan. Kemudian BA berfungsi di saat darurat. Sistem ini mampu membuat pengereman bekerja lebih cepat dan daya pengereman bakal ditingkatkan secara otomatis supaya lebih optimal. Efeknya jarak pengereman bisa jadi lebih pendek. Ada pula VSC atau ESC yang mampu membantu menstabilkan mobil saat bermanuver cepat. Car kerjanya juga dengan mengatur sistem pengereman di roda tertentu dan tenaga dari mesin, supaya kendaraan tidak keluar jalur. VSC aktif dengan bantuan komponen tambahan seperti sensor sudut kemudi. Sekarang sudah tahukan cara kerja sistem rem ABS beserta beberapa fitur keselamatan lain seperti EBD, BA, dan VSC? Bila sudah paham, pastikan ketika membeli mobil, cari yang punya fitur keselamatan lengkap supaya lebih merasa nyaman saat berkendara. Kamu bisa memilih banyak mobil bekas yang sudah dilengkapi dengan sistem pengereman ABS di Moladin. Karena Moladin merupakan platform jual beli mobil bekas berkualitas. Baghendra Lodra Jurnalis otomotif sejak 2012. Spesialisasinya sebagai reviewer motor dan mobil  Otomotif Otopedia Jumat, 4 November 2016 - 1049 WIB Contoh rem depan motor yang dilengkapi ABS. - Seiring dengan kemajuan teknologi, hampir semua sepeda motor baru di global telah disematkan Antilock Braking System ABS. Bukan tanpa alasan, motor dengan fitur ABS dihadirkan tak lain karena teknologi tersebut bisa menjaga motor lebih aman, bisa terhindar kecelakaan hanya karena rem yang mengunci. Meski demikian, di Indonesia, sepeda motor ABS masih kurang diminati. Ini lantaran perbedaan harga yang jauh lebih mahal dibandingkan motor biasa tanpa rem ABS. Alhasil, sejumlah pabrikan menyedikan dua varian. Varian ABS dan tanpa sebenarnya apa fungsi dan penyebab kerusakan fitur ini? Halaman Selanjutnya "Perangkat ini sebagai bantuan agar pengereman motor agar lebih stabil, ketika rem ditarik ABS akan mengontrol supaya tidak selip dan mengunci," kata Ardhani, mekanik Yamaha Sunda Jaya Motor kepada di Rawa Mangun Jakarta. Kami kirim berita paling update di pagi dan sore hari langsung ke telegram Kamu! Pssst ada quiz dan giveaway juga Topik Terkait Teknologi Otomotif Tips Dan Trik Otomotif Perawatan Sepeda Motor Jangan Lewatkan Terpopuler Sebagian besar sepeda motor yang beredar di Indonesia saat ini masih menggunakan mesin konvensional, sehingga membutuhkan bahan bakar bensin untuk bisa beroperasi. Pemili PT Blue Bird Tbk sebagai perusahaan penyedia layanan mobilitas terdepan di Indonesia berencana untuk tambah armada berbasis listrik hingga 500 unit pada tahun ini. Helm adalah salah satu perlengkapan penting yang harus dipakai oleh pengendara sepeda motor. Fungsinya adalah melindungi kepala agar terhindar dari cedera saat terjadi ke Belum lama ini Toyota kembali menghadirkan inovasi terbarunya di pasar otomotif Indonesia, dengan meluncurkan Toyota Yaris Cross. Sebagai mobil SUV yang ramah lingkungan, Berita yang membahas soal Kawasaki luncurkan motor keren Rp35 juta dan industri otomotif China bikin waspada, banyak dibaca hingga jadi terpopuler di kanal VIVA Otomotif. Selengkapnya  VIVA Networks Ini ditandai dengan kerja sama yang diteken antara Indonesia Battery Corporation IBC, dengan 5 produsen motor listrik dan 2 Bengkel Konversi kendaraan listrik. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita berharap agar All New Toyota Yaris Cross bisa di ekspor ke Australia, sehingga menjadi tantangan Toyota Indonesia. Selengkapnya  Isu Terkini Penyebab rem mobil bergetar bisa terjadi karena berbagai faktor, sehingga perlu dicari tahu untuk penyebab pastinya. Pasalnya, jika terus dibiarkan dalam jangka waktu yang lama, kondisi ini bukan tidak mungkin dapat merusak komponen mobil lainnya yang berujung pada biaya service mobil semakin membengkak. Perlu kamu tahu, kendaraan dengan kondisi rem bergetar saat kecepatan tinggi biasanya menunjukkan adanya kerusakan dalam sistem pengereman. Adapun beberapa penyebab mobil bergetar saat direm dan cara memperbaiki rem mobil bergetar, bisa kamu simak pembahasannya berikut ini. Penyebab rem mobil bergetarDampak rem mobil bergetarCara memperbaiki rem mobil bergetarBiaya perbaikan rem mobil bergetarPentingnya asuransiFAQ Penyebab rem mobil bergetar Pedal rem mobil bergetar saat diinjak menunjukkan adanya masalah dalam sistem pengereman. Ada beberapa komponen yang jadi penyebab rem mobil bergetar, yaitu 1. Permasalahan pada baut kaliper Penyebab rem mobil bergetar dapat diakibatkan oleh lepasnya baut kaliper. Sebab, setiap sistem pengereman umumnya memiliki dua baut yang menahan kaliper pada braketnya. Oleh karena itu, ketika satu baut kaliper lepas, maka komponen akan tertahan dengan velg mobil dan menciptakan getaran hingga bunyi ketika dilakukan pengereman. 2. Permasalahan pada pin kaliper Penyebab mobil bergetar saat direm juga bisa jadi akibat pin kaliper yang kering. Rem mobil biasanya menggunakan cakram yang dijepit menggunakan kaliper. Di mana, pin kaliper harus bisa bergesekan dengan permukaan cakram sehingga komponen ini tidak boleh kering. Ketika pin kaliper kering, maka akan sulit untuk bergesekan dengan cakram. Hal ini yang menimbulkan getaran ketika rem diinjak. 3. Permasalahan pada cakram/piringan Ketika komponen kaliper tidak memiliki masalah, maka letak penyebab pedal rem mobil bergetar saat diinjak ada pada cakram rem yang tidak rata. Semua cakram memiliki permukaan yang rata sehingga kampas bisa dengan mudah menjepit piringan saat rem dilakukan. Namun, jika cakram sudah tidak rata atau bengkok, maka kampas akan terganggu saat menjepit piringan. Hal ini yang jadi penyebab mobil bergetar saat direm. Ada beberapa penyebab cakram rem tidak rata, yaitu Kotoran melekat kemudian merusak permukaan cakram setiap kali pengereman dilakukan; Cakram mobil yang sudah aus karena usia; Kualitas kampas rem yang jelek karena terbuat dari bahan yang keras. Dampak rem mobil bergetar Ada beberapa dampak buruk yang bisa timbul ketika rem bergetar saat kecepatan tinggi dan tidak segera dilakukan tindakan perbaikan. Selain mengancam keselamatan dan kenyamanan saat berkendara, dampak yang ditimbulkan berupa Mengakibatkan rem terkunci tiba-tiba; Kampas rem lebih cepat aus/habis; Mengakibatkan kaliper piston bocor; Membuat rem tidak berfungsi dengan baik; Minyak rem habis lebih cepat. Cara memperbaiki rem mobil bergetar Rem mobil bergetar tidak hanya dialami oleh mobil manual saja. Mobil matic getar saat di rem atau dalam posisi D juga sering terjadi. Lantas, bagaimana cara memperbaiki rem mobil bergetar? Untuk mengatasi permasalahan ini, sebaiknya dilakukan berdasarkan penyebab rem mobil bergetar itu sendiri. Jika diakibatkan karena masalah pada kaliper, maka dapat dilakukan penggantian kaliper baru yang lebih baik dan berkualitas. Namun, jika mobil matic getar saat di rem diakibatkan permukaan cakram yang tidak rata, maka segera menuju bengkel mobil terdekat untuk memperbaikinya. Perbaikan permukaan cakram yang tidak rata hanya dilakukan oleh ahlinya saja. Hal ini dikarenakan, cara memperbaiki permukaan cakram dilakukan dengan membubut permukaan cakram mobil sampai kembali rata. Pembubutan harus dilakukan dengan batas toleransi ketebalan tertentu sehingga dapat menghilangkan getaran selama proses pengereman. Jika ketebalan bubut tidak tepat, maka hanya akan memperparah getaran saat pengereman atau bahkan merusak cakram sehingga tidak dapat digunakan. Pembubutan memang memiliki biaya yang terbilang murah, dan tidak perlu sampai melepas cakram mobil. Hal ini berbeda jika perbaikan mengharuskan penggantian cakram yang baru. Harga cakram baru beragam, berkisar mulai dari Rp700 ribu hingga Rp6 jutaan. Biaya perbaikan rem mobil bergetar Harga untuk memperbaiki rem bergetar saat kecepatan tinggi bervariasi tergantung pada bengkelnya. Rata-rata perbaikan rem mobil bergetar akibat permukaan cakram tidak rata berkisar antara Rp200 ribu sampai Rp1 juta. Namun, harga tersebut belum termasuk dalam biaya jasa pembubutan. Biaya jasa yang diberikan biasanya dipatok mulai dari Rp100 ribu sampai Rp500 ribu rupiah. Sedangkan, untuk penggantian komponen kaliper, harga biasanya berkisar Rp40 ribu sampai Rp150 ribu. Sistem rem mobil adalah salah satu bagian penting dari mobil. Maka tidak heran jika biaya perawatan dan perbaikannya cenderung mahal. Misalnya saja penggantian kampas sebagai pencegahan terjadinya permukaan cakram yang tidak rata. Biaya ganti kampas rem mobil berkisar Rp300 ribu sampai Rp600 ribu rupiah. Pentingnya asuransi Memiliki mobil tentu dapat memberikan manfaat bagi pemiliknya. Terutama digunakan sebagai transportasi utama keluarga. Namun, demi menjamin kenyamanan dan keselamatan selama berkendara, penting untuk melakukan perawatan, terutama pada sistem pengereman. Pasalnya, kelalaian dalam perawatan kendaraan akan meningkatkan risiko kecelakaan yang bisa menimbulkan kerugian finansial dalam jumlah besar. Kondisi ini tentu saja bisa membuat finansial kamu menjadi terganggu, karena terjadi secara tidak terduga. Oleh karena itu, untuk melindungi kondisi finansial sekaligus mobil kesayanganmu dari kerusakan akibat risiko berkendara di jalan, segera lindungi dengan asuransi mobil. Asuransi mobil akan memberikan kamu manfaat pertanggungan atas kerugian dan kerusakan yang terjadi pada mobil, sehingga kamu tidak perlu pusing memikirkan soal biaya. Besar atau kecilnya manfaat pertanggungan yang bisa kamu dapatkan dari asuransi mobil, tentunya tergantung pada jenis polis asuransi mobil yang dimiliki apakah itu All Risk atau Total Loss Only TLO. Maka dari itu, yuk, segera berikan proteksi pada kendaraan kesayanganmu melalui produk asuransi mobil yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan. FAQ Apa penyebab setir bergetar ketika melaju 60 km/jam? Setir mobil yang bergetar ketika melaju 60 km/jam dapat diakibatkan karena tidak meratanya ketebalan permukaan ban. Apa fungsi dari sistem rem ABS? Sistem pengereman ABS adalah sistem pengereman yang berfungsi untuk mencegah roda mengunci ketika melakukan pengereman mendadak. Apa kelemahan rem ABS? Walaupun dapat mencegah roda mengunci ketika pengereman mendadak, tapi rem ABS tidak sesuai penggunaannya pada jalanan yang tidak rata. Hal ini diakibatkan adanya gaya sentrifugal, yaitu efek semu ketika kendaraan bergerak melingkar ketika rem mobil diinjak. Selain itu, ketika sistem rem ABS bekerja, biasanya pengemudi akan merasakan rem mobil ngempos saat diinjak. Ini merupakan efek dari sistem ABS itu sendiri. Kapan kampas rem harus diganti? Kampas rem yang sudah berukuran kurang dari 2 mm, maka wajib dilakukan penggantian, karena kemampuan untuk menekan piringan telah berkurang dan tidak optimal. Ditulis oleh Shelda Audita Editor Ditulis oleh Shelda Audita Editor Shelda adalah editor di DuitPintar untuk artikel-artikel asuransi umum dan asuransi jiwa, mulai dari asuransi mobil, kesehatan, hingga jiwa. Shelda juga menyediakan info seputar kesehatan dan otomotif.

cara memperbaiki rem abs mobil